Penemuan mengejutkan

Mau cari penemuan-penemuan yang unik? blog ini juga membahas penemuan yang baru dan unik. langsung klik gambarnya

http:

Militer

Blog ini juga membahas militer. bagi kamu yang mengaku penggemar militer wajib baca artikel militer ini.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Senin, 10 Oktober 2011

SENJATA-SENJATA CANGGIH YANG PERNAH ADA

Beberapa senjata yang hanya dimiliki Amerika Serikat (AS) ini sudah ada selama beberapa tahun lalu, namun baru-baru ini, senjata itu mengalami modifikasi. Sementara beberapa senjata lainnya masih dalam tahap produksi.
1. MQ9 Reaper Drone
http://defense-update.com/images_new1/raf_reaper_fly.jpg
Pesawat buatan General Atomics Aeronautical Systems (GA-ASI) ini sudah ada selama 10 tahun. Pesawat ini kebanyakan digunakan untuk intelijen dan pengintaian.  Pesawat yang memiliki lebar 25 meter hingga ke sayap ini saat lepas landas memiliki berat 3.175kg dengan kapasitas muatan 1.360kg dan mampu terbang selama 36 jam. Pesawat ini mampu terbang hingga ketinggian 15.850 meter serta mampu membawa bom seberat 227kg.
2. AA12 Atchisson Assault Shotgun
http://www.ohgizmo.com/wp-content/uploads/2009/04/aa_12_shotgun.jpg
Senjata buatan Maxwell Atchisson ini mampu menembakkan lima peluru per detik. Selain itu, senapan ini juga menembakkan peledak tinggi atau granat fragmentasi yang disebut FRAG-12 dengan efisiensi sejauh 175 meter.  Senjata ini dirancang untuk pertarungan jarak dekat dan menariknya, senjata ini mampu menembakkan sembilan ribu peluru tanpa macet.
3. Jubah Hilang ADAPTIV
http://www.foxnews.com/static/managed/img/Scitech/hexarmor_604x500.JPG
Jubah buatan BAE Systems (BA.L) ini dikembangkan dan dipatenkan di Swedia. Fungsi ADAPTIV melebihi inframerah dan frekuensi elektronik lainnya.  Selain bisa membuat kendaraan tampak menghilang, jubah ini bisa membuat agar sinyal pendeteksi mendeteksinya sebagai obyek lain.
4. PHASR Rifle
http://gopaultech.com/wp-content/uploads/2007/07/phasr-laser-rifle.jpg
Senapan Personel halting and Stimulation Response (PHASR) buatan Kementrian Pertahanan AS ini mampu mengeluarkan laser yang disebut dazzler untuk membutakan dan membingungkan musuh yang muncul untuk bebarapa saat.  PHASR sendiri menggunakan laser hijau untuk memperhitungkan jarak target dan memastikan intensitas yang tak membutakan.
5. Taser Shockwave
http://www.blogcdn.com/www.engadget.com/media/2007/07/taser-shockwave_440.jpg
Senjata buatan TASER ini akan mengalirkan arus listrik pada orang dengan menekan satu tombol saja. Alhasil, senjata ini akan menciptakan ‘wilayah penolakan’ yang bisa dipasang di kendaraan apa pun. Senjata ini efektif di jarak 7,6 meter.
6. Ksatria Hitam
http://duniatehnikku.files.wordpress.com/2011/10/1.jpg?w=400&h=312
Senjata buatan BA.L ini merupakan perpaduan tank kendali jarak jauh dengan kendaraan pengintai dirancang untuk situasi yang sangat berisiko bagi kendaraan berawak.  Untuk menghemat biaya pembuatan, senjata ini berbagi sistem senjata dan bagian mesin dengan kendaraan bernama Bradley Fighting.
Senjata tersebut termasuk meriam 30mm, senapan mesin dan mesin bertenaga 300hp. Kendaraan ini juga memiliki software navigasi otomatis yang mampu merancang dan mengikuti jalurnya sendiri tanpa masukan dari sumber luar.
7. Active Denial System (ADS)
http://cache.daylife.com/imageserve/0gUM0Czbv7dJ7/610x.jpg
Senjata buatan Raytheon (RTN) ini memiliki julukan Senapan Cahaya AS. Senjata ini merupakan perpaduan radar dan gelombang mikro. ADS menembakkan aliran gelombang elektromagnetik yang lebih pendek dari gelombang mikro yang secara instan diserap lapisan teratas kulit. Rasa sakit yang dihasilkan sangat intens yang membuat orang ingin menjauhinya. Karenanya, militer menyebutnya ‘Senjata Selamat Jalan’. ADS dipakai secara domestik dan militer mengklaim, efek dari senjata ini tak akan melekat.
8. Laser Avenger
http://www.blogcdn.com/www.engadget.com/media/2007/11/laser-avenger-630.jpg
    Senjata buatan Boeing (BA) ini berdiameter beberapa centimeter dan tak akan terlihat dengan mata telanjang. Laser ini 20 kali lebih panas dibanding kompor listrik dan mampu menembus kulit artileri dengan mudah. Senjata ini memiliki misi menghancurkan Improvised Explosive Devices (IEDs) yang bisa melukai tentara musuh dengan parah dibanding senjata lain. Saat ini, senjata ini juga sedang dalam tahap uji untuk menjatuhkan pesawat.
    9. MAARS Robot (Modular Advanced Armed Robotic System)
    http://regmedia.co.uk/2008/06/05/maars_with_grenades.jpg
    Senjata buatan QinetiQ (QQ) ini merupakan modifikasi kendali jarak jauh dan robot penjinak bom. Robot ini dibuat berdasarkan beragam kebutuhan dan dapat dipasang senapan mesin MB240 dan peluncur granat 40mm atau pengeras suara dan laser.
    10. XM2010 Enhanced Sniper Rifle
    http://images-kitup.military.com/wp-content/uploads/2011/04/xm2010-in-stan.jpg
    Senjata buatan Remington ini merupakan modifikasi M24. Senjata ini dirancang agar efektif digunakan di ketinggian dengan jarak tempur jauh di Afganistan.  Agar tak bersuara, senjata ini dilengkapi peredam flash dan suara serta ‘kerah’ panas FLIR untuk menyembunyikan barel senapan yang menghangat.
    11. XM25 Individual Airbusrt Weapon System (IAWS)
    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQlZFYhZbM1zxYTqw2P8ed7H9C0PquRnggq5JA7FyqzyL4c8VPMpHuOrKRgJBmVrz2q2aI1Nf3fY_WlxEtDpqvrRAZLiNxU29SqSrwkOX6fv6R0Vs22vcFnsBENshGJUG4esxf5s_kfX4r/s640/xm25-individual-airburst-weapon-system-iaws.jpg
    Senjata buatan Heckler&Koch ini memiliki julukan ‘The Punisher’ dan mampu menembakkan granat generasi baru dengan akurat pada jarak 500 meter.  Menariknya, granat senjata ini dapat diprogram secara manual dalam jarak 10 meter hingga mengenai target.

    Jumat, 07 Oktober 2011

    PT DI-EADS produksi pesawat C-295

       PT Dirgantara Indonesia dan European Aeronautic Defense and Space (EADS)-CASA Spanyol bekerja sama membuat pesawat angkut militer ringan C-295.


    C 295 polandia
    "Pesawat C-295 ini merupakan hasil pengembangan dari CN-235. Hanya saja badannya diperpanjang 3 meter, tapi wing-nya sama, dan memiliki engine yang lebih besar," kata Direktur Utama PT DI, Budi Santoso, usai bertemu CEO Airbus Military dan Wakil Menteri Pertahanan di Kementerian Pertahanan, di Jakarta Selasa.

    Kedua pihak sepakat untuk membuat enam hingga sembilan pesawat.

    Sebagian pesawat akan dibangun EADS-CASA di fasilitas pabrik pesawat terbang milik Airbus Military di San Pablo, Sevilla, Spanyol.

    Pesawat CN-235 merupakan buah karya bersama PT DI kala masih bernama PT Nurtanio dengan CASA, sedangkan untuk C-295 yang mengudara pertama kali pada 1998 berbobot 50 persen lebih tambun dari pendahulunya, termasuk dibekali mesin PW127G turboprop besutan Pratt & Withney.

    Khusus untuk pembuatan C-295, lanjut Budi, sebanyak tiga unit akan dikerjakan di pabrik pesawat terbang PT DI dan sisanya di Spanyol.

    Budi menjelaskan, varian C-295 memiliki daya angkut hingga 9,2 ton dan masuk kategori medium military lift. Pesawat C-295 ini lebih efisien dalam hal perawatan dan penggunaan bahan bakar, yaitu mampu terbang 5.300 kilometer dengan membawa bahan bakar hingga 4,5 ton.

    Selain itu, EADS-CASA juga sudah berhasil mengembangkan varian C-295 MPA untuk patroli maritim dan C-295 AEWCS dengan kemampuan pesawat peringatan dini dilengkapi radar di badan pesawat yang mampu berputar 360 derajat.

    "Dengan model ini, kami bisa masuk ke pasar luar negeri. Karena kalau hanya mengandalkan di dalam negeri, tidak akan mencukupi (kebutuhan PT DI)," kata Budi.

    Dia menambahkan, pesawat ini menjadi "the best selling medium airlifter" karena paling banyak diminati pasar.



    SUMBER

    Jumat, 30 September 2011

    Telah ditemukan jas tembus pandang!!


    Sepanjang sejarah advanced kamuflase, kita tidak harus mengabaikan solusi yang telah diberikan alam. Sebuah objek dikatakan tidak terlihat, jika tidak dapat dibedakan – atau paling tidak sulit untuk dibedakan – dari lingkungan sekitarnya.


    Banyak binatang dan serangga yang secara fisik telah berkembang dalam bentuk yang unik untuk berbaur dengan lingkungan mereka, sehingga sulit untuk predator (hewan, tidak asing) untuk menemukan mereka.
    Tetapi untuk beberapa hewan seperti bunglon dan cumi-cumi, dapat secara dinamis mengubah tampilan fisik mereka, hampir bisa menghilang dalam setiap perubahan lingkungan dimana dia berada. Jenis kamuflase ini mirip dengan perangkat optik yang diciptakan oleh seorang ilmuwan Jepang dari Keio University : Professor Susumu Tachi, yang dapat memberikan efek transparansi kepada orang atau benda.

    Teknologi ini diberi nama Retro-reflective Projection Technology (RPT)
    Ia berharap perkembangan teknologi ini nantinya akan sangat berguna untuk para ahli bedah yang biasanya frustrasi karena tangan mereka sendiri atau alat-alat/perangkat bedah yang memblokir pandangan mereka pada saat sedang melakukan operasi atau untuk para pilot yang ingin lantai kokpit-nya tampak transparan pada saat pendaratan.
    Foto yang tampak ini diambil melalui jendela bidik yang menggunakan kombinasi dari gambar bergerak yang diambil dari belakang pemakai untuk memberikan efek transparan.

    SUMBER

    Kamis, 29 September 2011

    Pesawat Canggih Ini Mampu Terbang Tanpa Henti

    Para ilmuwan Lockheed mengambil inspirasi dari alam untuk membuat desain pesawat masa depan yang canggih: mampu terbang tanpa henti, dengan bahan bakar yang ramah lingkungan. Namanya: Lockheed Stratoliner.  

    Seekor burung Godwit yang menyumbang ide. Burung berekor batang itu adalah pemegang rekor dunia, dalam kategori terbang tanpa henti. Bahkan, spesies burung Australia itu diketahui mampu terbang sampai Alaska, tanpa berhenti makan, menempuh jarak menakjubkan, 7.256 mil atau sekitar 11.677 kilometer.

    Takjub dengan kemampuan burung itu, desainer William Black mengambil sayapnya sebagai inspirasi -- untuk membuat sebuah jet 'tanpa emisi' menjadi konsep Lockheed Stratoliner. Pesawat ini akan menggunakan sayap seperti burung, yang berfungsi meningkatkan daya angkat.

    Idenya adalah sebuah jet yang dapat terbang ke mana saja di Bumi - tanpa memancarkan polusi apapun. Bahan bakarnya menggunakan hidrogen.

     

    Jalan masih panjang untuk mewujudkan mimpi itu. Selama ini, bahan bakar hidrogen baru diuji coba pada pesawat kecil.

    Konsep yang dibuat Black mengilustrasikan, pesawat tanpa emisi yang bisa terbang ke mana pun di seluruh dunia -- mengunakan daya angkat aerodinamis ekstrem, untuk mencapai ketinggian di mana tekanan udara berkurang. Sehingga, pesawat bisa melayang seperti burung.

    Laman milik Black, sang desainer, di Yanko Design mengatakan, "sayap berukuran besar menghasilkan energi pengangkatan dalam jumlah besar dan memungkinkan pesawat terbang di ketinggian." Jet ini menggunakan empat mesin Cryogenic Hydrogen Turbofan yang tidak mengakibatkan emisi dan bisa menyimpan bahan bakar.

    SUMBER

    Selasa, 27 September 2011

    Arkeolog Temukan Kerangka Aneh 'Zombie'

    makam 'zombie' Irlandia

    Kepercayaan Voodoo mempercayai keberadaan zombie, istilah lain dari mayat hidup. Konon, manusia yang rohnya dicuri lewat cara perdukunan, akan dipekerjakan sebagai budak yang mengabdi pada "majikan". Melalui gigitan, para zombie juga bisa menjadikan manusia lain menjadi sejenisnya.
    Zombie tidak terbukti secara ilmiah. Pada 2009 lalu, para ilmuwan dari University of Ottawa dan Carleton University menyelidiki fenomena penyebaran zombie dengan asumsi biologi: dalam bentuk virus atau wabah penyakit.

    Namun, asumsi manusia di abad pertengahan, jelas berbeda. Baru-baru ini para arkeolog menemukan dua kerangka yang berasal dari awal abad pertengahan di Irlandia -- dengan batu besar terjepit di mulut mereka. Para arkeolog yakin, cara itu adalah bukti ketakutan masyarakat, mayat itu akan bangkit kembali seperti zombie.

    Kerangka ditemukan dalam beberapa sesi penggalian selama tahun 2005-2009 di Kilteasheen, dekat Loch Key oleh tim arkeolog yang dipimpin oleh Chris Read dari Institute of Technology of Sligo, Irlandia dan Thomas Finan dari University of St. Louis.

    Proyek ini berhasil mengangkat 137 kerangka, meski para ilmuwan yakin, masih ada ratusan hingga ribuan yang masih berlum terangkat.

    Cara penguburan yang menyimpang itu ditemukan pada dua kerangka pria. Keduanya dikuburkan dalam waktu berbeda, sekitar tahun 700-an Masehi.

    Salah satu pria diperkirakan berusia antara 40 sampai 60 tahun. Lainnya, masih muda, sekitar 20 hingga 30 tahun. Keduanya dibaringkan berdampingan, dengan batu sebesar bola bisbol dijejalkan dalam mulutnya.

    "Salah satunya terbaring dengan mata mendongak ke ke atas. Batu hitam besar didorong ke mulutnya," kata Chris Read. "Lainnya, ditemukan dengan kepala menengok ke samping, batu yang terjejal dimulutnya membuat lehernya terpelintir."

    Tim arkeolog menduga, mereka menemukan pemakaman yang berkaitan dengan 'kematian hitam'. Batu yang dijejalkan di mulut adalah bukti ritual pembunuhan vampir telah dilakukan.

    Awalnya, sempat terbesit dugaan, menjejalkan batu di mulut adalah cara masyarakat saat itu mencegah penularan penyakit dari mayat tersebut. Namun, karena fenomena itu tidak muncul dalam cerita rakyat Eropa sampai pada tahun 1500-an, arkeolog mengesampingkan teori ini dan mundur ke belakang, ke abad ke-8.  "Dalam kasus ini, batu di mulut diduga kuat digunakan untuk mencegah mayat bangkit kembali dari kubur," kata Chris Read.



    Kedua pria Irlandia bisa saja dianggap orang yang berbahaya. Seperti musuh, pembunuh, pemerkosa, atau karena meninggal tiba-tiba akibat penyakit aneh atau pembunuhan. Masyarakat kala itu khawatir, mereka bisa bangkit kembali dan membahayakan.

    Mengapa mulut yang disumpal batu? "Mulut diyakini sebagai pintu bagi jiwa meninggalkan jasad saat kematian. Kadang, jiwa itu bisa kembali, atau roh jahat bisa masuk ke tubuh melalui mulut, dan membangkitkannya," pungkasnya (sumber: Discovery News, Lifelittlemysteries, eh)

     SUMBER

    Senin, 26 September 2011

    Polemik hibah F-16

    F-16 Block 15 OCU Tni yang harus diganti dengan pesawat baru
    Kesepahaman antara DPR dan pemerintah dalam pengadaan F-16 masih terus mencari titik temu dari segi teknologi dan pembiayaan. Komisi I DPR, sebagai mitra pemerintah dalam bidang pertahanan dan keamanan nasional, memberikan beberapa persyaratan dan skema pembiayaan. Seperti apa? Berikut saya paparkan polemik sekitar ini.

    DPR dan pemerintah telah sepakat bahwa pengadaan F-16 penting bagi TNI untuk meningkatkan performa dan kewibawaan TNI di lingkungan regional. Tertuang dalam rencana pembelian di tahun 2011, telah disepakati alokasi dana untuk pembelian 6 unit F16 baru untuk block 52+, senilai lebih kurang us$ 430juta. Alokasi pembelian armament (senjata) dipersiapkan secara terpisah.
    Dalam perkembangannya timbul opsi lain. Hasil komunikasi antara TNI AU dan pemerintah Amerika, secara Goverment to Goverment, pemerintah Amerika menawarkan program hibah F-16 kepada pihak Indonesia. Program hibah ini disampaikan juga oleh Presiden Barrack Obama dalam kunjungan  singkatnya ke Indonesia pada 9 November 2010 yang lalu. Hibah F-16 ini telah mendapat persetujuan dari Kongres Amerika, dengan komposisi sbb : maksimal 28 unit F-16 block 25, 2 unit F-16 block 15, dan 28 engine utk F-16 block 25, dengan kondisi “as is where is” (seperti itu, di lokasi itu) alias apa adanya untuk pesawat F-16 yang diparkir di Arizona.

    Di Arizona, terdapat sebuah padang luas, tempat dimana Amerika memarkir pesawat-pesawat tempur, baik yang masih digunakan maupun yang tidak digunakan lagi oleh militer Amerika. Padang Arizona memiliki kelembaban yang  rendah, sehingga pesawat yang diparkir di sana tidak mengalami korosi/kerusakan akibat humiditas. Kongres Amerika telah memberikan izin 28 unit F-16 untuk Indonesia, sementara Indonesia hanya butuh 24, jadi sudah terdapat titik terang. F-16 yang dimaksud kondisi nya terpakai 4000jam sd 6000jam, sehingga harus dilakukan program Falcon Star agar dapat digunakan hingga 8000jam terbang. Menurut KSAU, rata-rata pesawat akan digunakan 10-20jam/bulan, sehingga pesawat bekas tersebut dapat digunakan selama 12 – 15 tahun.

    Karena “as is where is”, berarti delegasi Indonesia harus berangkat ke Arizona akan memilih 24 unit pesawat yang terbaik dari ratusan F-16 yang terdapat di sana.

    Dalam penjelasan yang disampaikan menteri pertahanan kepada komisi 1, lebih lanjut ditengarai bahwa pemerintah Amerika ternyata tidak memberikan hibah “begitu saja”. There no ain’t such thing as a free lunch, tidak ada makan siang yang gratis. Mereka menawarkan konsep hibah plus upgrade.
    Terjadi Dispute. Proposal yang disampaikan menteri pertahanan, diperlukan biaya sekitar us$ 450 juta – 600 juta untuk proses hibah (termasuk upgrade 24 pesawat) tersebut. Pada kesempatan yang berbeda, terjadi penjelasan Panglima TNI dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi I, ada dua catatan terhadap proses hibah dan upgrade ini. Pertama, pesawat setelah diambil dari Arizona, kemudian akan diupgrade ke block 32. Hasil upgrade bisa selesai dan dikirim ke Indonesia, paling cepat pada tahun 2014 sebanyak 4 (empat) unit, setelah itu disusul dengan pengiriman lainnya. Kedua, biaya hibah dan upgrade 450 juta US dollar harus dibayar pemerintah Indonesia di awal, tunai.
    Atas persyaratan tersebut, maka terjadilah perdebatan panjang di ruang rapat Komisi I antara anggota Komisi I DPR RI dengan Pihak Kemenhan.
    Beberapa pemikiran yang dimunculkan oleh anggota Komisi I antara lain:
    Pertama; kalau waktu delivery nya lama, kenapa harus beli bekas. Kalau beli baru, kita butuh waktu sekitar 36 bulan (sekitar 3 tahun) untuk mendapatkan 6 unit saja dengan daya tahan atau pemakaian jauh lebih lama (up to 8000jam pemakaian). Resiko membeli bekas, dari segi teknologi sudah pasti ketinggalan, walau memang harus diakui dari segi jumlah pesawat lebih banyak dengan jumlah uang yang sama.

    Kedua; bila membeli bekas dan kemudian akan melakukan upgrade, maka Komisi I secara bulat mempunyai pemikiran, “bagaimana jika 24 unit pesawat F-16 tersebut diupgrade ke teknologi terbaru saja?”. Berdasarkan penjelasan Kemhan dan TNI AU, block 25 dan bloc 52 memiliki 2 perbedaan mendasar yaitu Perbedaan Sistem Avionik (block 32 menggunakan teknologi Commercial Fire Control Computer – CFCC, block 52 menggunakan teknologi Modular Mission Computer – MMC), Perbedaan Engine (engine block 52 berukuran lebih besar), dan Perbedaan Airframe (mengakomodasi mesin block 52 yang lebih besar, dan penambahan ruang angkut bahan bakar). Pilihannya adalah 24 F-16 block 25 tersebut diganti sistem avionik nya (termasuk mengganti cockpit) menjadi sistem avionic block 52 (sistem persenjataan menyesuaikan), sementara airframe dan engine tetap.

    Sisi Teknologi
    Konsep Hybrid (perkawinan), yaitu F-16 block 25, dengan kekuatan mesin tetap block 25, tapi avionik serta senjatanya di upgrade ke block 52. Keunggulan terdapat di avionic block 52, yang lebih canggih dari avionic block 25 dan block 32. Catatan : Proposal Kemhan mengusulkan agar upgrade avionic dilakukan menjadi block 32.

    Pertimbangan yang mengemuka : karena Indonesia negara kepulauan, maka tidak membutuhkan mesin dengan jangkauannya lebih jauh. Untuk menjangkau Malaysia, misalnya, bisa dari kepulauan Riau, atau Pontianak untuk menjangkau wilayah Malaysia yang dekat Kalimantan. Begitu juga, untuk menjangkau Timor Leste bisa dari Kupang.

    Dasar pemikiran dari Komisi I dengan konsep Hybryd itu terkait dengan “efek getar” (deterrent effect) dan daya tangkal. Singapura memiliki F-16 block 52 sejak tahun 1998 yang lalu.. Jadi kalau Indonesia di tahun 2014 memiliki 24 unit F-16 yang diupgrade “hanya” menjadi block 32, maka dinilai tidak mempunyai efek getar di kawasan.

    Komisi 1 mempersilahkan Kemhan untuk mempersiapkan beberapa opsi, dilengkapi perkiraan biaya dan waktu, untuk menjadi bahan pertimbangan yang diperlukan. Proposal Kemhan untuk meng upgrade menjadi block 32, dan butuh waktu 3 tahun, dengan ongkos us$450 juta, sementara dari segi efek getarnya juga tidak terasa, maka menurut Komisi I, adalah keputusan yang “nanggung”, perbuatan setengah-setengah. Adalah lebih baik sekalian saja beli pesawat tempur baru sebanyak 6 unit blok 52. Selain efek getarnya lebih terasa, umur pemakaian juga akan lebih lama, yaitu sekitar 30 tahun, dibanding pesawat bekas yang hanya berumur 12 tahun.

    Sisi Pembiayaan
    Polemik kedua berkaitan dengan sisi pembiayaan. Skema pembayaran FMS (Foreign Military Sale) yang ditawarkan oleh pemerintah, sangat menarik, yaitu G to G (negara dibayar oleh Negara). Namun muncul pemikiran : Hibah, kok Mbayar?

    Muncul pemikiran : (mungkin) pesawat bekas nya hibah, tetapi di “bundled” dengan membayar utk pelaksanaan program Falcon Star dan Upgrade.
    Skema pembayaran FMS, ada kelemahannya : Pemerintah Amerika minta dibayar tunai 70% dimuka. Artinya, pesawat dikirim 2014 tapi pemerintah harus bayar lebih dulu, sekarang juga. Uang sebesar itu (70% x us$450 juta) tertahan diam di kas pemerintah Amerika. Sungguh disayangkan, semestinya dana sebesar itu bisa kita manfaatkan untuk membeli keperluan TNI lainnya seperti pembangunan pesawat patroli, kapal patroli, tank tempur, dan lain-lain. Ada masukan agar melalui Pinjaman Dalam Negeri oleh Bank Pemerintah, sebagai contoh melalui Bank Mandiri cabang New York, Bank Mandiri atas nama Pemerintah membayar penuh ke pemerintah Amerika, sementara Kemhan membayar ke Bank Mandiri secara installment per tahun (dicicil).
    Komisi I sekarang ingin berbuat lebih baik dalam masa pengabdiannya. Jangan sampai hanya menjadi “tukang stempel” pemerintah. Tapi harus benar-benar menjadi mitra pemerintah dalam menghasilkan sesuatu yang terbaik untuk bangsa dan negara. Karenanya Komisi I membahas setiap persoalan, secara detil, teliti, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara secara
    konsisten.

    Sisi Pengerjaan Upgrade
    Komisi 1 juga menyampaikan pemikiran : untuk memberdayakan kemampuan engineering Dalam Negeri, bagaimana bila proses Falcon Star dan Upgrade Block, dilakukan di wilayah Republik Indonesia? Sehingga terjadi proses pembelajaran dan transfer of technology yang bisa diserap oleh bangsa Indonesia. Kalau proses Falcon Star dan pelaksanaan Upgrade sepenuhnya dilakuka di Amerika, komisi 1 menganggap tidak ada nilai lebih yang signifikan buat industri pertahanan Dalam Negeri. Ini bagian dari komitmen Komisi 1 untuk mendukung pemberdayaan terhadap teknologi dan industri dalam negeri dalam menuju kemandirian alutsista. Pengerjaan upgrade-nya harus dilakukan di Indonesia dengan supervisi dari pihak produsen utama. Kami di Komisi I mengetahui bahwa anak-bangsa kita mempunyai potensi dan kemampuan untuk di bidang teknik perawatan dan upgrade alutsista.

    Memahami pemikiran Komisi 1, anak bangsa Indonesia akan mempunyai kesempatan untuk melakukan bongkar-pasang pesawat-pesawat F-16 tersebut. Meskipun mengerjakan barang bekas, ilmu dan pengetahuan yang diperoleh anak bangsa tersebut merupakan aset yang sangat berharga dalam perjalanan bangsa ke depan. Jelas itu jauh lebih berguna bila dibandingkan : beli barang bekas, diupgrade oleh produsen langsung, duit terbang ke negara lain, sementara bangsa sendiri tidak pernah diberi kesempatan untuk pintar.

    Jadi selain syarat teknologi dan pembiayaan, Komisi I juga memberikan penekanan pada aspek pengerjaan up-grade tersebut.
    Dalam dua kali pertemuan, yaitu Senin (19/09) dan Rabu (21/9) antara pihak Pemerintah dan DPR, kesepakatan belum dicapai. Pihak pemerintah masih akan mengkaji keinginan Komisi I, dan Komisi I juga belum bisa menyetujui kemauan pemerintah. Pihak pemerintah yang hadir dalam pertemuan antara lain Menhan, Wamenhan, Sekjenhan, Panglima TNI, Asrenum  (Asisten Perencanaan Umum) didamping oleh Kasau, Wakasau, dan jajaran Angkatan Udara.
    Semoga informasi deskriptif ini bermanfaat bagi masyarakat untuk memberikan masukan yang terbaik untuk bangsa dan negara yang kita cintai ini.**

    SUMBER

    Sabtu, 24 September 2011

    Rendang ternyata makanan terlezat di dunia!

        Dua hidangan khas Indonesia, rendang dan nasi goreng, untuk saat ini masuk dalam jajaran teratas daftar makanan paling lezat di dunia. Ini berdasarkan survei para pemerhati stasiun berita CNN, yang dimuat di laman CNNGo. Survei itu dihimpun melalui akun CNN di laman jejaring sosial Facebook.

    Kepopuleran rendang, yang ada di urutan pertama, disusul nasi goreng mengalahkan Massaman curry asal Thailand yang sebelumnya ditasbihkan jadi makanan paling enak di muka Bumi.

    Fakta ini juga diamini awak CNN. "Setelah menjaring lebih dari 35.000 suara, makanan paling enak di dunia bukan Massaman curry, yang kami sarankan, tapi hidangan daging berbumbu yang pedas dari Sumatera Barat," demikian hasil survei yang dimuat situs CNN, 7 September 2011.

    Makanan asal Indonesia lainnya, sate, juga masuk dalam daftar. Di urutan 14. Meski menjadi raja, jumlah makanan Indonesia kalah dengan asal Thailand -- yang genjar mempromosikan wisata, termasuk kuliner, dengan dukungan maksimal dari pemerintah.

    Berikut daftar 50 makanan paling lezat di dunia versi pembaca CNN:
    1. Rendang, Indonesia
    2. Nasi Goreng, Indonesia
    3. Sushi, Jepang
    4. Tim yam goong, Thailand
    5. Pad thai, Thailand
    6. Som tan (salad pepaya), Thailand
    7. Dim sum, Hong Kong
    8. Ramen, Jepang
    9. Peking duck, China
    10. Massaman curry, Thailand
    11. Lasagna, Italia
    12. Kinchi, Korea
    13. Chicken rice, Singapura
    14. Sate, Indonesia
    15. Ice cream, AS
    16. Kebab, Turki
    17. Gelato, Italia
    18. Croissant, Prancis
    19. Green curry, Thailand
    20. pho, Vietnam
    21. Fish 'n' chips, Inggris
    22. Egg tart, Hong Kong
    23. Bulgogi, Korea
    24. Fried rice, Thailand
    25. Chocolate, Meksiko
    26. Penang assam laksa, Malaysia
    27. Tacos, Meksiko
    28. Barbeque pork, Hong Kong
    29. Chili crab, Singapura
    30. Cheeseburger, AS
    31. Fried rice, AS
    32. Lobster, Global
    33. Seafood paella, Spanyol
    34. Shrimp dumpling, Hong Kong
    35. Neapolitan Pizza, Italia
    36. Moo nam tok, Thailand
    37. Potato chips, AS
    38. Warm brownie and vanilla ice cream, Global
    39. Masala dosa, India
    40. Bibimbap, Korea
    41. Galbi, Korea
    42. Hamburger, Jerman
    43. Fajitas, Meksiko
    44. Laksa, Singapura
    45. Roti prata, Singapura
    46. Sirup Maple, Kanada
    47. Fettucini alfredo, Italia
    48. Parma Ham, Italia
    49. Lechon, Filipina
    50. Goi cuon, Vietnam


    SUMBER